Pengembang Menghabiskan Bahan Bakar, Mendapatkan Untung di Rumah yang Sepenuhnya Listrik

0
14

Pengembang di New Mexico, John Moscato, telah membuat keputusan bisnis yang mengejutkan: menghilangkan sambungan gas alam dari proyek perumahan barunya. Ini bukanlah dorongan lingkungan; ini adalah strategi pemotongan biaya yang terbukti menguntungkan.

Peralihan dari Gas

Perusahaan Moscato, yang beroperasi di Las Cruces, New Mexico, berhenti memasang saluran gas pada tahun 2020 untuk konstruksi baru di pengembangan Metro Verde seluas 2.200 hektar. Meskipun rumah-rumah yang ada di wilayah tersebut masih menggunakan gas, 4.000 lahan sisanya akan sepenuhnya menggunakan listrik. Ini berarti tidak ada sambungan gas untuk pemanas, air panas, atau memasak.

Mengapa Harus Berubah?

Keputusan ini tidak didorong oleh permasalahan lingkungan, namun sejalan dengan tren yang berkembang dalam pembangunan berkelanjutan. Moscato menyatakan bahwa penghapusan infrastruktur gas akan menghemat sekitar $3.000 per lot, dan mempercepat konstruksi. Waktu pembangunan yang lebih cepat menghasilkan pengembalian investasi yang lebih cepat.

Salah satu warga, Storm Bear Williams, baru-baru ini pindah ke rumah serba listrik di Metro Verde. Ia sudah menggunakan kompor induksi, mobil listrik, dan berencana memasang panel surya. Tidak adanya saluran gas bukanlah suatu kelemahan; itu adalah fitur yang dia hargai.

Realitas Bisnis di Negara Gas

New Mexico adalah produsen minyak dan gas utama, dengan sekitar 60% rumah tangga bergantung pada gas alam untuk pemanas. Meskipun demikian, Moscato melihat pendekatan serba listrik sebagai keuntungan finansial. Dia sangat percaya diri dengan model tersebut sehingga perusahaannya mulai membangun komunitas listrik lainnya di Las Cruces pada akhir tahun ini.

“Jika kita melakukan ini lebih cepat, akan lebih baik,” kata Moscato. “Tetapi sekarang kami berkembang dengan cara ini, kami sangat senang.”

Langkah ini menunjukkan bahwa bahkan di negara-negara penghasil energi, kekuatan pasar dan efisiensi biaya dapat mendorong pengembang meninggalkan infrastruktur bahan bakar fosil tradisional. Tren ini menimbulkan pertanyaan tentang masa depan gas dalam konstruksi baru, bahkan di wilayah yang masih dominan.

Keputusan ini menyoroti pendekatan pragmatis terhadap pembangunan, di mana margin keuntungan seringkali melebihi praktik industri yang sudah ada. Hal ini menunjukkan bahwa pengurangan biaya dan perampingan konstruksi mungkin merupakan insentif yang lebih efektif dibandingkan mandat lingkungan untuk beralih dari gas alam.