Siapa yang Membunuh Tupac: Tuduhan Pembunuhan Keffe D dan Warisan Kasus Dingin

0
7

Udara di Las Vegas dipenuhi panasnya musim panas ketika tembakan terjadi pada tanggal 7 September 1996. Sebuah Cadillac putih berhenti di samping Mitsubishi Tupac Shakur di lampu merah. Tembakan terjadi. Empat peluru menghantam dada rapper itu. Dia tidak mati saat itu juga. Dia bertahan selama enam hari, berjuang untuk bernapas di ranjang rumah sakit, sebelum meninggal karena luka-lukanya pada 13 September 1996. Selama beberapa dekade, malam itu tetap menjadi cerita hantu yang dibungkus dengan teori konspirasi dan perang geng.

Lalu datanglah dokumen yang mengubah segalanya.

Pada tahun 2002, Los Angeles Times menggali kekacauan tersebut. Investigasi mereka mengungkapkan kebenaran yang mengerikan: kasus ini tidak hanya sulit untuk diselesaikan. Hal itu diabaikan. Saksi yang tidak kooperatif. Pasukan polisi yang nyaris tidak mengejar petunjuk terkait geng. Hasilnya? Pembunuhan yang belum terselesaikan yang menghantui penggemar dan penyelidik. Spekulasi selama beberapa dekade. Tidak ada jawaban.

Maju cepat ke tahun 2023.

Duane Keith Davis, yang dikenal di dunia hip-hop sebagai Keffe D, masuk ke kantor polisi di San Bernardino, California. Dia tidak datang untuk berbicara. Dia datang untuk ditangkap. Pihak berwenang California menuduhnya melakukan pembunuhan dalam penembakan yang menewaskan Tupac Shakur. Tuduhannya berat. Barang bukti tersebut, menurut jaksa, kini sudah berada di tangan.

Keffe D tidak mengaku bersalah. Dia mengaku tidak bersalah.

Sekarang pertanyaannya bukan hanya “siapa yang melakukannya.” Masalahnya adalah apakah kasus yang dingin akhirnya bisa mencair. Apakah LAPD tertidur saat mengemudi pada tahun 90an? Apakah kesetiaan geng membungkam para saksi? Atau apakah Keffe D hanya merahasiakannya selama lebih dari dua puluh tahun?

Sidang ini akan disaksikan oleh jutaan orang. Bukan hanya untuk keadilan, tapi untuk penutupan. Kematian Tupac terasa seperti luka terbuka dalam budaya hip-hop. Masih demikian. Penangkapan ini adalah pukulan nyata pertama pada luka tersebut dalam lebih dari dua dekade.

Akankah itu bertahan?

Belum ada yang tahu. Ruang sidang masih kosong. Para saksi masih menunggu. Namun untuk pertama kalinya sejak malam di Las Vegas itu, ada nama yang tercatat dalam agenda.